Marianus Sae Kepala Daerah Pertama NTT Kena OTT KPK

Bupati Ngada, NTT Marianus Sae

Jakarta, Nerapolitik.com–Bupati Ngada, Nusa Tenggara Timur Marianus Sae terjaring operasi tangkap tangan atau OTT Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia diduga menerima suap Rp 4,1 miliar dari seorang pengusaha untuk mengerjakan sejumlah proyek infrastruktur di Kabupetan Ngada dengan total Rp 54 miliar.

Penelusuran Nerapolitik.com, Marianus Sae rupanya kepala daerah pertama di NTT yang terjaring OTT lembaga antirasuah. Ada berapa pejabat yang pernah menjadi tersangka di KPK, namun tidak saat menjabat sebagai kepala daerah.

Baca: Marianus Sae Tersangkut Suap Proyek Infrastrukur Rp 54 Miliar

Mantan Bupati Sabu Raijua, Marthen Luther Dira Tome misalnya, pernah berhadapan dengan KPK. Itu ketika ia masih menjabat sebagai Kabid PLS Dinas Dikbud NTT tahun 2007. Bersama John Manulangga (almarhum), ia terlibat korupsi dana PLS senilai Rp 77 miliar.

Kasus ini sebelumnya ditangani Kejati NTT, namun diambilalih oleh KPK.

“Kita harus dorong KPK tidak berhenti di MS (Marianus Sae) saja tetapi ungkap yang lain juga,” kata advokat Peradi asal NTT Petrus Selestinus di Jakarta, Senin, 12 Februari 2018.

KPK sendiri memasukan NTT sebagai 10 daerah terkorup tahun 2017. Selain NTT, daerah yang dianggap rawan korupsi di antaranya Aceh, Papua, Papua Barat, dan Riau. Selain itu, Banten, Sumatera Utara, Bengkulu, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, serta Sulawesi Tengah.

Baca: Marinanus Sae, Politisasi Moral Kasus Asusila

Status NTT sebagai salah satu provinsi terkorup di Indonesia juga pernah dirilis Lembaga Indonesia Corruption Watch (ICW) tahun 2010-2016. Dari 10 daerah, NTT ada di posisi keempat daerah terkorup di Indonesia.

Dalam kurun waktu 2010 hingga 2916, kasus korupsi di NTT berjumlah 132 kasus dan total tersangka sebanyak 328 orang dengab total nilai kerugian negara mencapai Rp 971 Miliar.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*