TPDI: Pernyataan Viktor Membenarkan Paham Radikal Kuasai Parlemen

Jakarta, Nerapolitik.com–Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia Petrus Selestinus mengatakan pernyataan Viktor Laiskodat yang mengaitkan PAN, Gerindra, Demokrat, dan PKS sebagai pendukung negara khilafah bukan isapan jempol belaka.

Petrus berpendapat, jika menjadikan Pancasila sebagai asas negara, keempat partai tersebut sejatinya mendukung Perppu Ormas.

“(Pernyataan Viktor) mengkonfirmasi analisis dan konstatasi sejumlah pihak bahwa sesungguhnya paham radikal sudah masuk menguasai parlemen dengan menggunakan parpol sebagai pintu masuk utama mengusai fraksi-fraksi di DPR,” kata Petrus di Jakarta, Senin (7/8/2017).

Menurut Petrus ideologi khilafah merupakan ancaman serius terhadap negara dalam menjaga Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945.

Dia pun menyatakan upaya untuk mencegah masuknya paham radikal pada bagian hulu kekuasaan negara ada pada Partai Politik.

“Maka embrio paham radikal yang sudah tumbuh dan berkembang di sejumlah Partai Politik harus dicegah atau diamputasi melalui kekuatan rakyat,” ujarnya.

Menurut Petrus pernyataan Viktor bisa dibenarkan sebagai pembelajaran politik agar masyarakat cerdas untuk memilih partai yang pro terhadap Pancasila.

“Cara yang paling mudah dan efisien adalah dengan meminta warga masyarakat untuk tidak memilih kader-kader dari Parpol yang dalam sikap politiknya menolak Perppu Ormas,” kata advokat senior ini.

Petrus juga mengatakan perlunya membudayakan konsep bela negara sebagai upaya menyadarkan masyarakat untuk benar-benar menggunakan hak konstitusionalnya.

Caranya, kata Petrus yakni memfilter sejumlah parpol yang ditenggarai memiliki afiliasi politik dengan kelompok radikal yang ditenggarai membangun kekuatan dalam negeri melalui parpol tertentu dan menjadikannya aebagai pintuk masuk menuju DPR RI. (Reba)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*